Sabtu, 10 Desember 2011

Panduan Instalasi Microsoft Office 2007 di Linux


Langkah-langkah instalasi Microsoft Office 2007 pada Sistem Operasi Linux ini saya tulis untuk memenuhi kebutuhan kantor. Kebijakan baru yang mewajibkan kantor menggunakan Linux membuat sebagian orang resah :D Hanya ada 11 user yang bersedia migrasi. Sisanya masih lengket dengan Windows :D Masalah utama bukan pada Linux-nya, tapi pada Open Office yang diangap oleh semua orang masih belum sehebat Microsoft Office 2007. Saya sendiri sering membaca pengakuan user di forum-forum Linux yang mengatakan demikian ^^”
Terkait dengan hal itu, saya menerima permintaan untuk membuat langkah-langkah instalasi MS Office 2007 di Ubuntu Maverick karena banyak user mengeluhkan selalu gagal ketika mengikuti petunjuk hasil googling di beberapa situs/blog IT. Apa panduan ini pasti berhasil? hehehe.. nggak janji dech, tapi setidaknya langkah-langkah ini berhasil pada 9 pc dan 2 laptop di kantor saya yang sudah dimigrasikan ke Linux ;)

LANGKAH-LANGKAH

  1. Saya asumsikan pada Ubuntu Anda sudah terinstall Wine. Dalam tutorial ini, saya menggunakan Wine 1.2.2. Buka Wine Configuration (Configure Wine) dengan mengetikkan perintah winecfg pada terminal. Anda akan disambut oleh tabApplications. Klik tab Libraries. Pada menu drop-down New overide for library, tambahkan msxml3, riched20, rpcrt4 dan usp10.
    {image: Wine Configuration - Libraries}
    Wine Configuration - Libraries
  2. Install cabExtract dengan perintah berikut:
    $ sudo apt-get install cabextract
  3. Bukalah terminal Anda, kemudian download dan jalankan Winetrics dengan perintah berikut (tidak perlu menggunakan sudo):
    $ wget http://www.spyrozone.net/playground/sh/winetricks.sh
    $ chmod +x winetricks.sh
    $ ./winetricks.sh
    {image: Download and Run Winetricks}
    Download and Run Winetricks
  4. Jendela Winetricks akan muncul sebagaimana terlihat pada gambar berikut:
    {image: Winetricks GUI}
    Winetricks GUI
    Beri centang pada:
    • corefonts
    • tahoma
    • dotnet20
    • vb2run
    • vb3run
    • vb4run
    • vb5run
    • vb6run
    • vcrun2005
    • wsh56
    Klik [OK]. Proses download dan instalasi akan segera berlangsung.
  5. Setelah proses instalasi pada langkah 4 selesai, Install Microsoft Office Anda. Masukkan CD MS Office, klik kanan ada file Setup.exe lalu klik Open With Other Application -> Windows Program Loader.
    {image: MS Office 2007}
    MS Office 2007
    Lakukan langkah-langkah instalasi seperti biasa.
  6. Apabila proses instalasi MS Office 2007 sudah selesai, cobalah membuka Aplikasi-aplikasi Microsoft Office dengan klik Applications ->Wine ->Programs ->Microsoft Office
    {image: MS Office 2007}
    MS Office 2007 di Linux

http://www.spyrozone.net/hacking/2011/03/panduan-instalasi-microsoft-office-2007-di-linux.jsp

Selasa, 06 Desember 2011

Linux Mint Kalahkan Ubuntu

Selama bertahun-tahun Ubuntu menjadi distro Linux yang paling banyak digunakan oleh pengguna (end-user), dibandingkan dengan distro Linux populer lainnya seperti openSUSE, Debian, Fedora dan lainnya.

Namun Distrowatch, situs yang menyediakan berita terbaru, komparasi dan menampilkan popularitas dari berbagai macam distro Linux (dan juga sistem operasi non-Linux lainnya) kini menempatkan Linux Mint sebagai distro paling populer, dibanding Ubuntu.

Bagi anda yang belum familiar, Linux Mint adalah sebuah distro Linux berbasis destkop Ubuntu. Perbedaanya adalah Linux Mint tidak menggunakan Unity sebagai destkop environment bawaanya melainkan masih menggunakan antarmuka berbasis GNOME 2.32.

Tetapi dalam release terbarunya Mint 12 beralih ke GNOME 3.2 dalam versi beta yang disebut ‘Mint Gnome Shell Extensions (MGSE)’, dimana MGSE menempatkan gaya destkop GNOME 2.x pada lapisan GNOME 3.x.

Berikut adalah data popularitas Linux Mint dalam 12 bulan terakhir:





Terlihat dari grafik diatas, Ubuntu masih bertahan sebagai distro terpopuler pada 12 bulan terakhir, namun setelah itu popularitas Linux Mint terus meningkat menjadi peringkat pertama.

Hal ini kemungkinan terjadi karena beberapa orang yang lebih senang atau terbiasa menggunakan destkop lama berbasis GNOME dibandingkan Unity. Beberapa user di /r/Ubuntu dan /r/Linux/ juga berkomentar, bahwa penurunan popularitas Ubuntu sudah bisa diramalkan sebelumnya karena peralihannya ke Unity.

Meskipun belum ada alasan pasti, penggunaan destkop Linux Mint yang masih berbasis GNOME dinilai menjadi penyebab naiknya popularitasnya dibandingkan Ubuntu.

http://kabarit.com/2011/11/linux-mint-kalahkan-ubuntu/